Juni 1, 2017

Penginapan Konsep Tenda dengan Pemandangan Perairan Labuan Bajo

Penginapan Konsep Tenda dengan Pemandangan Perairan Labuan Bajo

Ngelancongweekend.com – Mau sailing di Komodo, atau sehabis sailing di komodo, sebelum ke wae rebo atau kelimutu. Biasanya kita akan bermalam dulu di Labuan Bajo. Ini dia salah satu penginapan rekomended di Bajo, bajo view namanya.

Penginapan Konsep Tenda dengan Pemandangan Perairan Labuan Bajo (2)

Letaknya ngga jauh dari Bandara, cukup jalan kaki sekitar 10-20 menit sampai sudah, buat yang bawaannya segede kulkas disarankan naik taxi atau ojek aja. Kami berdua yang terlalu IDE, niatnya mau jalan, tapi malah dibuat keder Waze yang ngga jelas arahnya. Untung! ada mas stevan (warga lokal) yang dengan baik hati, menawarkan diri untuk memberi kami tebengan sampai di jalur terdekat menuju TKP (*FYI bajo view ngga bisa diakses mobil/motor karena akses masuknya aja via tangga setapak, ntap!).

Partner saya udah deg-degan aja, mungkin juga menyalahkan saya dalam hati karena main ikut aja. Tapi saya selalu percaya orang lokal ngga kriminil. Dan bener aja masih banyak orang baik di semesta ini, kami diturunkan tepat di plang bajo view tanpa kurang satu apapun. Kecualinya kedernya yang ngga ilang-ilang juga. Dimanakah Bajo View itu?

 

Penginapan Konsep Tenda dengan Pemandangan Perairan Labuan Bajo (11)

Hal ini sepertinya dialami semua yang pertama kali berkunjung kesini karena Letaknya yang agak tersembunyi diantara rumah-rumah warga. Nah, Buat kamu yang bingung.. untuk menuju Bajo View tinggal turuni tangga, hingga ketemu plang ini.. dan ikuti arahnya.

Menginap di Hotel di Bajo View dihitungnya per kepala Rp. 100.000 belum sama makan pagi. Penginapan unik dengan konsep Tenda, Satu tanda sharing untuk dua orang, dan disediakan dua matras. Jadi per kepalanya 50.000 saja. Ekonomis sekali!

Penginapan Konsep Tenda dengan Pemandangan Perairan Labuan Bajo (13)

Penginapan Konsep Tenda dengan Pemandangan Perairan Labuan Bajo (12)

di dalam tenda, sudah disediakan dua buah matras, satu kipas angin, colokan, dan fasilitas Wifi yang lumayan juga (ngga disediakan handuk dan selimut). Kamar mandinya sendiri sharing, tapi bersih dan dipisah antara closet dan showernya, di bagian luar bilik-bilik kamar mandi terdapat beberapa wastafel dyang buat orang kaya saya yang selalu bawa rinso kemana-mana, bisa difungsikan sekaligus sebagai tempat nyuci. Karena eh karena di depan kamar ada jemuran :))

Air mandi di batasi dari jam 06.00am hingga 09.00 pm, tapi kenyataanya kita masih bisa menggunakan air lewat dari jam itu. Hanjir sempat panik.. karena belum PUP, gimana coba  kalo mendadak mules tengah malem pr banget.

Tampak dalam tenda Bajo View

Tampak dalam tenda Bajo View

Penginapan Konsep Tenda dengan Pemandangan Perairan Labuan Bajo (4) (FILEminimizer)

Cuaca Bajo yang extra panas juga bikin saya jadi extra mandinya. Dalam 1 hari saya bisa mandi sampai 4 kali sangking gerahnya. Yang paling menyenangkan tentu saja pemandangan dari Cafe Bajo View.. pelabuhan, kapal, dan sunset dari ketinggian spektakuler sekali . Kelebihan lainnya ada pada lokasinya yang sangat dekat dari pusat kota Bajo.

Tinggal berjalan kaki menuruni tangga setapak sekitar 10 menit, buat yang bingung mau makan dimana, ini dia beberapa review tempat makan hemat dan enak di labuan bajo. Bajo View, Paling enak buat nyore di cafénya sampai malam, apalagi Bajo View.. rajin nyetel lagu jazz yang bikin kita mengapung, keenakan.

Penginapan Konsep Tenda dengan Pemandangan Perairan Labuan Bajo (2) (FILEminimizer)

 

Oh ya, sekedar info.. nenda di bajo view, hampir sama aja kayak nenda di gunung, kita masih bisa mendengar percakapan orang-orang di tenda sebelah ketika tidur, karena spot favorit untuk nongkrong entah kenapa adanya di depan WC, dan letaknya persis banget di samping tenda kami. Tapi justru dari spot ini saya malah dapet banyak banget teman.  Tiap ngantri WC nimbrungin traveler lain yang lagi ngobrol,  sharing cerita, pengalaman, sampe tips & trik. Info-info bermanfaat seputar wae rebo terbaik malah kami dapat dari mereka-mereka ini. Arigato manteman!

Pagi sebelum sailing, menanti kawna perjalanan saya yang baru terbang dari jakarta kemarin malam, dan sebagian stay di bali baru terbang ke bajo di jam yang sama. Kami masih bisa bangun siang, dan nyarap di Bajo view.. Rp. 50.000 untuk  tumpukan roti, telur gulung, kue dan secakir Kopi Bajo/Jus/Teh. Viewnya Sunrise pelabuhan Bajo yang ngga secantik sunsetnya tapi tetap spektakuler uga.

Penginapan Konsep Tenda dengan Pemandangan Perairan Labuan Bajo (3) (FILEminimizer)

 

Penginapan Konsep Tenda dengan Pemandangan Perairan Labuan Bajo (4)

Lelah menunggu kabar, kami mandi, dan menanti sambil tidur-tiduran.. Sampai jam 10.00 tiba-tiba kawan lainnya memberi kabar mereka udah sampe di pelabuhan aja. Paniklah kami, bergerak setengah berlari menuju pelabuhan. Tas segede kulkas, panas membakar, keringat bercucuran, dahaga tapi ngga mengalahkan semangat buat memulai perjalanan Sailing Komodo ini. PADAR dan dinosaurus terakhir duia, here i comee!

 

*Catatan:

-Jam Checkin: 12.00 – 18.00, Check out: Sampai jam 11.00

-Ada beberapa WC yang american style, aka ngga ada semprotan airnya.

-Gembok yang diberikan per tenda jangan sampai hilang gaes, atau dikenakan Rp. 15.000/gembok

-Bawa colokan T atau lebih karena colokan per tenda cuma ada 1 euy

-Kalo mau tenda yang lebih tenang, pilih agak di pojokan

-Btw ternyata booking di Booking.com cuma sekedar booking aja, meskipun pake CC tapi dia ngga narik biaya hotel, karena biaya penginapan tetap harus kita bayar secara langsung di Bajo View..

-Booking di rekomendasikeun via booking.com, karena entah kenapa via traveloka ngga tersedia terus

 

Alamat: 

Jalan Soekarno Hatta Gang View No 02 Kampung Tengah/Puncak Waringin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Tim.
Telepon:

0811-3803-131

 

Booking sekarang;

via Booking.com

via Traveloka

0 likes Hostel , Hostel & Transportasi , NTT # , , ,
Share: / / /

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *