Ngelancong Weekend

Juni 13, 2016

Sajian Hemat Super Nikmat di Labuan Bajo: Wisata Kuliner Kampung Ujung

Sajian Hemat Super Nikmat di Labuan Bajo: Wisata Kuliner Kampung Ujung

Ngelancongweekend.com – Nah, ini dia tempat makan favo-favo saya di Labuan Bajo. Kenyang, Makanan enak, dan lebih merakyat karena menyatu dengan warga sekitar, utamanya sih harganya yang bersahabat bagi kantong. Wisata Kuliner Kampung Ujung yang jadi pusat kuliner malam kota Labuan Bajo, dengan banyak pilihan menu mulai dari makanan laut; ikan, cumi – cumi, udang, kepiting yang bisa disajiken dengan dipanggang, rebus atau digoreng suka-suka!

DSC01801 (FILEminimizer) (FILEminimizer)

Ngga hanya itu, tersedia juga berbagai menu yang disebut orang Flores sebagai makanan Jawa, diantaranya ayam goreng, ayam panggang, bebek goreng, bebek panggang, dan masakan padang. What? Nasi padang juga masuk kategori makanan Jawa? and Yes, karena Pasalnya dari sekitar 30 warung makan di kampung ujung, ternyata cuma satu warung aja yang dikelola langsung sama masyarakat Labuan Bajo asli. Selebihnya justru dikelola orang-orang Jawa. WOW!

Buat minumannya ada banyak aneka jus atau minuman hangat yang bisa  kamu pilih, teh, jeruk hangat, POP Ice, sampe cappucino cincau yang sepat hits digandrungi warga ibukota, ternyata juga digemari di Timur Indonesia.. *ngga dimana-ngga dimana tjuy :))

DSC01794 (FILEminimizer) (FILEminimizer)

Hari pertama tiba disini, perut keryukan, saya dan kawan yang baru saya kenal kala itu memutuskan untuk cari makan, pastinya sih, bukan makanan hostel. Karena yang pinggiran selalu lebih wuenak, karena murah dan porsinya banyak! :)) Tanya-tanya GPS aka Penduduk Setempat, disini ada tempat makan murah letaknya “Lurus aja terus mbak, sampai mentok”

Menginap di Bajo View atau peginapan sekitar, buat  mencapai Wisata kampung ujung cuma perlu berjalan kaki sekitar 15-30 menit tergantung kecepatan langkah dan jarak. Letaknya emang agak kepojok. Hal ini juga yang sempet bikin kami mikir.. jangan-jangan kami dibohongi warga sekitar. Tapi mentok setelah masjid ketemu juga asap-asap ikan bakar yang syurga banget!

DSC01796 (FILEminimizer) (FILEminimizer)DSC_0829-(FILEminimizer)

Kamipun segera membelah diri mencari menu makan malam masing-masing. Saya yang kepo kuliner setempat, memutuskan buat nyoba Bakso Malioboro. Iya, bakso Yogya. Hehe.. perut saya ini bahagianya sama sesayuran, ikan tampak menarik, tapi bakso lebih menarik malam itu, juga malam-malam setelahnya :))

Hmm, jangan remehkan seonggok Bakso, karena buat saya sih ini bakso lumayan rekomended dan menarik banget, bakso telornya ada 2 kategori, bakso kecil dengan telor puyuh + telur bulet rebus tanpa kulit. So, satu porsi isi telor 2 dengan rasa yang Wuenak tenan! Bakso empuk, kuahnya seger banget.. sambelnya? beh jangan ditanya, biar sedikit juga udah bikin lidah melejit minta ampun, NAGIH! Malam itu kami pulang ke penginapan, dengan perut kenyang dan hati senang.

DSC01798 (FILEminimizer) (FILEminimizer)

Hari berikutnya goyang lidah di kampong ujung, ialah pulang sailing dari Komodo, Padar, dan sekitarnya.. Baru deh nih kali kedua akhirnya nyobain seafoodnya, meskipun tetep juga pesen bakso malioboro satu berdua :)) Setelah tawar menawar dengan penjual karena kami yang kini bergerombol pesan banyak, dan bagi tengah. Harga disepakati, ikan dibakar, jus dipesan mata, dan terhidanglah berbagai macam seseafoodan segar, lengkap dari mulai ikan aneka kategori, udang, cumi.. digenapkan dengan nasi, lalapan, dan sambal ulek!

Hyumm.. animo Labuan Bajo, bagian luar ikan garing namun dagingnya tetap lembut dan rasanya pun lezat, makin mantap lagi dengan cumi dan udang yang garing, dan asin yang PAS BANGET! digenapkan dengan cocolan sambal pedas yang tersedia. Hidup ngga pernah seindah ini~

DSC01795 (FILEminimizer) (FILEminimizer)

Hari ketiga, kali ini baru pulang dari Wae Rebo, sekaligus juga jadi malam terakir kami bertandang ke Kampung Ujung, dijalan anakonda di perut udah gelisah mikir enaknya makan bakso atau makan cumi pake sambel + lalapan. Sayang beribu sayang, kami sampe kemaleman, bakso udah habis, Ikan bakar dan cumi tinggal sisa-sisa, ini juga yang jadi faktor masakan ngga terlalu enak kayanya. Tapi ya kami makan juga, paling ngga ketika perut kenyang.. tidurpun tenang!

Menyenangkan dari warung tenda kampung ujung ini, adalah orangnya yang ramah-ramah, ngga ada pengamen atau pengemis. Paling ada warga bajo yang memasarkan kain khas bajo, tapi makanan enak-enak.. harga leh uga, jam buka dari sekitar pukul 07.00pm-00.00am.

DSC01797 (FILEminimizer) (FILEminimizer)

Hm.. tambahan informasi disekitar sini ada banyak tukang pulsa, warung yang menjual berbagai makanan ringan, bahkan semacam alfamart juga ada di kampung Ujung. Buat yang nyari makanan khas Labuan bajo. Mereka ngga punya sajian khas, “Kami tidak ahli bikin masak-masakan,” Ungkap warga sekitar. Padahal salah banget, justru seafoodnya jadi menu andalan.

 

Info Tambahan:

Alamat: Kampung Ujung, Labuan Bajo, Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Tim.

Rincian harga bersahabat di kantong:

-Bakso Malioboro Rp. 12.000

-Nasi Seafood Rp. 35.000 (Nasi + Ikan + Cumi + Sambal Super Ntap)

-Juice Sirsak Rp. 8.000

*Meskipun katanya buka sampai pagi, terakhir kali makan disini jam 11.30 p.m warung-warung makan udah mulai tutup dan tersisa beberapa aja gaes.

0 likes NTT # , , , ,
Share: / / /

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Apa jang kau cari?
Ataplapuk
Ataplapuk Pecinta kata, budaya, alam Indonesia. Dapat dijumpai di Kineforum DKJ, di gunung, di laut, di warkop-warkop terdekat, dimanapun.. Kontak : ngelancongweekend@gmail.com
Instagram
Potongan
Subscribe

Enter your email address: