Agustus 11, 2015

Apa Iya, Open Trip Pilihan Terbaik Buat Traveler Kantoran?

Apa Iya, Open Trip Pilihan Terbaik Buat Traveler Kantoran?

Ngelancongweekend.com – Dengan semakin menjamurnya tren jalan-jalan, mulai banyak nih travel agent yang bikin trip murah-murah. Murah tipikal.. masih mending ikut trip ginian, karena ngga ribet bikin jadwal perjalanan, cari kendaraan, pun cari penginapan. Waktu jumat-minggu dipastikan tetap cukup sampai ditujuan, tanpa perlu bantuan GPS (Global Positioning System) atau GPS (Gunakan Penduduk Setempat). Kita tinggal duduk manis di Bus, dan voila.. tau-tau sudah sampai di destinasinya. Tapi dibalik asiknya, ini dia tiga kerugian ikut Open Trip yang mungkin ngga kamu sadari:

DSC00308-(FILEminimizer) (FILEminimizer)

KURANG NGEXPLORE

Pertama, kita jadi ngga benar-benar tahu jalan, transportasi, atau penginapan murah, kita ngga berkesempatan untuk pergi ke tempat-tempat wisata yang belum banyak dijamah manusia, karena destinasi yang bakal di kunjungi open trip pastilah sangat-sangat mainstream, kenapa? karena tentu aja trip organizer rata-rata bikin trip yang destinasinya kekinian dan diminati banyak orang. Seperti misalnya, ngga banyak yang mau datang menikmati “Museum Ulensentalu” Super kece di Pelosok Yogya, Toh..

MAHAL

Kedua, Opentrip Makin kesini semakin money oriented euy. Percayalah.. sesungguhnya kamu bisa mengirit budget yang banyak banget kalo jalan sendiri atau patungan bareng manteman (Share Cost). *disepak para TL disemesta*

KUDU MANUT JADWAL

Keterbatasan waktu, Ikut open trip berarti harus siap dan setuju saja dengan jadwal perjalanan yang sudah diatur trip organizer. Nah berbagai tempat di itinerary ini, bisa jadi kita kunjungi, bisa juga ngga. Hal ini dikarenakan kondisi mendadak di perjalanan, seperti hujan, jalanan yang macet, dan berbagai kondisi lainnya.

Terus Sebenernya Apa sih Bedanya Open Trip dan Sharing Cost?

Open trip adalah paket-paket trip atau liburan yang dibuat oleh Travel Organizer, tipe perjalanan ini bisa kita joinin beramai, pun sendirian. Nantinya kita bakal digabung bareng peserta lain, buat menuhin kuota minimum perjalanan. Biasanya kuota OT mulai dari 15-ngga terbatas.

Sementara Sharing Cost adalah tipe jalan-jalan hepi, bisa bareng kawan yang kita kenal atau kita open do forum buat nyari travelmate yang bisa diajak susah seneng bareng-bareng. Sharing cost juga berarti mau repot, karena kita bakal ngearrage sendiri. Mulai dari hotel, transportasi, spot-spot yang bakal dikunjungi. Untuk budget nantinya akan dibagi sejumlah orang yang ikut aja gaes.

ini dia

Hm.. so, gimana caranya jalan sendiri kalo ngga banyak paham tentang destinasi? Atau pengen sharing cost sama temen tapi belum punya kawan jalan asik? Cobalah solo backpacking di open trip, berikut ini beberapa tipsnya Jon, check it out!:

1. Perluas Pergaulan, awali dengan Open Trip

Ikutlah open trip untuk memperluas pergaulan, dan rangkul kawan perjalanan sebanyak-banyaknya. From stranger to partner. Meskipun emang cocok-cocokan. Tapi kalo udah ketemu yang cocok, mbeh bisa asik ngatur trip-trip selanjutnya terus bareng mereka.

2. Kuat Mental, Pasang Muka Tembok, SKSD :))

Tapi kenalan sama orang baru juga ngga segampang itu, meskipun saya selalu percaya, sebagai sesama pejalan maka semua adalah kawan. Tapi tipe orang kan beda-beda, apalagi ketika misalnya kita jadi bagian terkecil dari satu koloni aka cuma sendiri sementara open trip ini untuk 30 orang, dan udah terpecah jadi 5 kelompok, masing-masing ber 5-6 orangan. Mau ngga mau kita harus rela jadi minoritas, atau kalo berani malu ya SKSD aja (macam saya :)) sejauh ini selalu berhasil, dan ada aja kemungkinan buat di cap aneh. Tapi ya pasang muka tembok saja dalam rangka mencari kawan perjalanan yang sejiwa :))

3. Triper Kantoran

Buat pegawai kantoran yang huftnya punya waktu super terbatas, tapi dihadapkan dengan akses ke destinasi yang sulit atau misal kita belum punya kawan jalan + pengalaman sama sekali, ngga ada salahnya ikut open trip. Kunjungi, catat rentetan rute, penginapan murah, kulik juga destinasi tersembunyi dari orang-orang lokal. So, nextnya kamu bisa pergi lagi ke destinasi yang belum sempat kamu kunjungi bareng kawan-kawan terdekatmu.

  • Cari Kawan Traveling asik yang bisa diajak berbagai suka duka bareng kamu
  • Beranilah Solo Backpack, tapi tentunya dengan sebelumnya cari tau dulu tentang berbaagai kondisi destinasi yang akan kamu datangi.
  • Googling! Googling! Googling! Googling lah sebanyak-banyaknya. Mulai dari akomodasi (penginapan, transportasi), tempat-tempat wisata (HTM, cara kesana, dan keamanannya) dan segala hal yang menyangkut perjalananmu, seperti misalnya sinyal yang bagus di daerah itu, ATM, Wifi tempat kamu menginap, tempat makan murah, dan lain-lain.

Yihaa, demikian tipsnya manteman,  apapun moda traveling yang kamu pakai, ayo explore Indonesia sesegera mungkin. Salam Nge_week! 😉

0 likes Tips , Tips & Itinerary # , , , ,
Share: / / /

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *